FIAT JUSTITIA RUAT COELUM

Kamis, 24 Februari 2011

Law in Action!!!

Seorang J-Rockstars harus taat hukum, bahkan semua orang pun harus taat hukum. Bagaimana tidak, tanpa hukum apa jadinya bangsa ini. Tidak bisa dibayangkan pastinya! dan inilah tulisan pertamaku  di blog "1Spirit In The World" yang membahas dan mengomentari tentang hukum di negara yang kita cintai, Indonesia.

Pertama-tama kita definisikan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan hukum. Secara singkat, penulis bekesimpulan bahwa hukum adalah peraturan yang dibuat oleh pihak yang berwenang, bersifat mengikat, dan harus ditaati (memaksa) oleh manusia, serta ada sanki bagi pelanggarnya. Kurang lebih itulah definisi hukum yang 'easy listening'. Contohnya adalah ketika ada seseorang yang melakukan tindak pidana pencurian. Landasan yuridis (dasar hukum) dari tindak pidana tersebut adalah pasal 362 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) yang berbunyi : "Barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah".

Setiap negara pasti mempunyai legal standing, begitu pun dengan negara Indonesia. Di dalam Undang-undang Dasar 1945 (UUD '45) pasal 1 ayat 3 berbunyi, "Negara Indonesia adalah negara hukum". kira-kira udah paham kan maksudnya! Selanjutnya bagaimana kita (manusia) sebagai objek hukum mentaati hukum yang berlaku saat ini (ius konstitutum) ? Tentunya jawaban bervariatf sekali, jawaban penulis disini adalah dengan KESADARAN. Secara harfi'ah, kesadaran adalah hal yang dirasakan atau dialami oleh seseorang. So, rasakanlah hukum di diri kita pribadi.

Mengamati hukum di Indonesia, sama halnya dengan mengamati diri kita sendiri. Artinya, segala sesuatu harus diawali dari diri sendiri. Faktanya adalah melanggar traffic light (lampu lalu lintas). Banyak yang mengatakan bahwa menerobos lampu merah adalah pelanggaran.Tapi bagaimana jika di perempatan jalan yang terdapat trafic light yang tidak dijaga oleh Polisi dan/atau dalam kedaan sepi ? Penulis rasa yang taat hukum udah pasti tau jawabannya!!!

Hukum yang baik adalah hukum yang lahir akan adanya kebutuhan manusia. Maksudnya hukum itu harus mempunyai tujuan yang baik, yang mengakomodir kepentingan masyarakat bukan kepentingan penguasa (politis). Menurut Prof. Mr. Dr. LJ. van Apeldoorn : Tujuan hukum adalah mengatur hubungan antara sesama manusia secara damai. Hukum menghendaki perdamaian antara sesama.  Dengan menimbang kepentingan yang bertentangan secara teliti dan seimbang.  Secara singkat tujuan hukum meliputi : keadilan, kepastian, dan kemanfaatan. Dalam istilah hukum, kalimat tersebut dinamakan das sollen (hukum yang dicita-citakan). 

Yah, hukum pun punya cita-cita.  Sama halnya dengan manusia dan manusia-lah yang merealisasikan cita-cita hukum.  Namun dalam praktek di lapangan, kita sering kali menemui pelanggaran hukum. Inilah yang diistilahkan dengan das sein (kenyataan dari pada hukum). Hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya sesuai yang telah diamanahkan. Apa pun alasannya yang tahu dan mengerti hukum udah seyogyanya untuk mentaatinya. Jangan ber-apologize dan mengatakan "hukum ada karena untuk dilanggar". Karena perkataan itu hanya keluar dari mulut orang yang tidak berpendidikan.

"Walaupun langit runtuh, hukum harus tetap ditegakkan"
FIAT JUSTITIA RUAT COELUM

Senin, 21 Februari 2011

Pandangan Pertama di Layar Kaca

Peran music dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting sekali. Dengan music setiap orang bisa berimajenasi. Disitulah salah satu peranan music, menghibur bagi pendengarnya.

Setiap orang pasti punya jenis lagu, penyanyi, dan band favorit. Begitu pun dengan saya. Tanpa kesengajaan mengenal J-Rocks, band asal Jakarta yang saya kenal sejak tahun 2005. Awalnya saya tidak mengetahui kalau band tersebut adalah juara dari ajang kompetisi band di acara “Nescafe Get Started” (2004), dan info tersebut saya dapatkan langsung dari sahabat saya yang menyaksikan langsung acara tersebut di televisi.

Dari sahabat saya itulah awal mula saya mengenal J-Rocks. Singkat cerita gara-gara dia minta di copy-in lagu Berharap Kau Kembali. Maklum saja dia lagi patah hati dan pengin balikan lagi dengan pacarnya. Sejak saat itulah, lambat laun saya menyukai juga lagu Berharap Kau Kembali. Karena tidak pernah sekali pun melihat J-Rocks, kemudian dari dalam hati timbul pertanyaan, “seperti apa band tersebut?”. Lalu dijelaskan lah oleh dia, kalau J-Rocks itu merupakan band yang mengusung genre Jepanese Rock. Jadi tambah bingung saya mendengar penjelasannya, mungkin karena saya bukan anak band yang mengerti aliran music.

Tanpa disangka saat kami berdua sedang santai di rumah menyaksikan tayangan kuis (nama kuisnya lupa) di TPI (sekarang menjadi MNC) muncul lah J-Rocks sebagai bintang tamunya dan menyanyikan lagu Lepaskan Diriku. Dari situ lah saya ‘jatuh cinta’ kepada J-Rocks, baik dari style dan karakter bermusiknya. Awalnya sich kaget waktu pertama kali melihat J-Rocks dengan penampilan yang ‘aneh’, style yang dinamakan “Harajuku”. Pada intinya dari style tersebut saya menyukai J-Rocks, kemudian musiknya.

Tidak berhenti disitu, selanjutnya saya melakukan ‘investigasi’ di Internet untuk mengetahui lebih dalam tentang J-Rocks. Di Internet itulah saya mendapatkan banyak info, mulai dari artikel, foto, dan video. Senang banget rasanya pada waktu itu. Kemudian (saat itu) saya memutuskan untuk menjadikan J-Rocks sebagai band favorit saya dan itu berlaku sampai sekarang, juga untuk selamanya.

Ditulis oleh: Jrs.Dhanys 

Selasa, 01 Februari 2011

Menggapai Mimpi... 1Spirit

Tidak ada keinginan, namun semua terjadi begitu saja...


Berbekal selembar tiket kereta api tujuan Pasar Turi (Sby)-Pasar Senen (Jkt), dari Surabaya (29/10/10) berangkat pukul 17.00 WIB dan tiba di Jakarta pukul 07.00 WIB (30/10/10).


Sesampainya di Jakarta, langsung menuju Gedung PP Muhammadiyah di Menteng untuk menemui tretan Afif Rosadiansyah dan istirahat sejenak. Ternyata istiratnya tidak begitu nyenyak, cuma tidur 2 jam aja... hufftttt

Setelah istirahat, langsung menuju Senayan untuk liat konsernya J-Rocks (event Pro Mild) dan ketemuan ama Bapak J-Rockstars Indonesia, bang Boy. Begitu aku akrab menyapanya...


Perkenalan yang tidak sengaja, sampai-sampai aku begitu akrab dengan beliau. Karena beliau lah sampai sekarang aku bisa bertahan hidup di kota ini (Jakarta). Selesai konser, bersama Kru J-Rocks aku pun menuju kantor Icon (J-Rocks Management) di Pondok Pinang - Jaksel serta bermalam disana. Maklum lah, besok aku ada test CPNS Komisi Yudisial RI.


Nah, ini dia alasan utama mengapa aku pergi ke Jakarta, test CPNS Komisi Yudisial RI (31/10/10)...!!!!!
Dan, Allah SWT berkehendak lain.. T_T
Its okey, dan aku percaya bahwa segala sesuatu itu pasti ada hikmahnya.

Perjalanan di Jakarta masih berlanjut. hari itu (31/10/10) aku pun langsung menuju Depok, bersilaturrahmi dengan mas Uconk. Orang yang aku kenal dari bang Boy. Dan malam itu aku bermalam di rumahnya. Keesokan harinya (01/11/10) perjalanan masih berlanjut. Nginep di rumahnya Bapak J-Rockstars Indonesia dan aku J-Rockstars satu-satunya yang pernah maen dan nginep disana. Sungguh mengesankan begitu aku tiba di rumah beliau. Pokoknya serasa hidup di luar negeri... hihihihihih

Tidak berhenti disitu (02/11/10), perjalananku di Jakarta masih panjang. Bak nasib seorang perantau yang 'hinggap' kesana-sini. Selanjutnya menemui treran yang lain. Tretan seperjuangan waktu nonton konser J-Rocks di Jawa Timur. Dialah Ferrel Hunowu, tinggal di Jatiwaringin-Jaktim.


Wach, waktu tinggal ama tretan Ferrel serasa berada di Madura aja. Gimana enggak, 1 rumah isinya orang Madura semua... HahahahHhhh!!!! Keesokan harinya, Rabu (03/11/10) bersama Ferrel jalan-jalan ke IKJ menemui tretan Rama dan tretan Rheza.


Yang ini, aku lagi 'terdampar' di IKJ. Lagi nunggu si Rama dan Rheza yang lagi kuliah. Capek banget dech waktu itu... Tapi yang pasti seneng banget. Kan aku bertemu tretan-tretan Bangkalan, kebersamaan-lah yang membuat suasana semakin nyaman.

Alhamdulillah, akhirnya hikmah itu datang juga... Thx God :)
Belabuhlah aku Sagatama... sampe' sekarang!!!



Disinilah aku merasa di 'tempa'. Banyak hikmah yang aku dapatkan di kantor ini, mulai dari hal yang kecil sampai hal yang besar. Bahkan pelajaran agama pun aku dapatkan disini. Sunggu pengalaman yang luar biasa. Selalu bersyukur dan optimis, 2 (dua) hal itulah yang membuat aku bisa bertahan sampai sekarang.

Special thansk to: mas Navyk 

"Tak ada yang tak mungkin bila kau yakini pasti kau dapati" 1Spirit

Kamis, 27 Januari 2011

Kisah TerDAHSYAT seorang J-ROCKSTARS

Awal kisah awal menuju DAHSYATnya AWARD 2011. Menunggu Kru J-Rocks (mz Abek, mz Iyo' dan mz Adjie) untuk 'nebeng' dan 'meluncur' menuju JIEXPO Kemayoran hall D2 Pekan Raya Jakarta. Janjiannya sich pukul 13.00 WIB di Icon! (kantor J-Rocks), tapi ternyata molor hingga pukul 14.00 WIB. Tiba-tiba saat mau berangkat menuju 'TKP', eh ternyata ada Dewie'. Kaget juga sich, "datang gak dijemput & pulang gak diantar" (lho, kok kaya' jaelangkung ya..) sorry wie', cuma becanda aja.. hhehehehhh




Kurang lebih sekitar pukul 15.30 WIB tibalah di lokasi. Dalam hati berkata, "WowWw, keren bagettt panggungnya". Maklum lah, ini kan pengalaman pertama ku nonton on air (jujur banget ya :D).




Wach, klo yang ini J-Rocks mengatakan, "Konser Pro Mild 2011, tunggu kedatangan kami di kota-mu " (klo gak salah sich githu). Oiiah, sebelumnya aku, mz Adjie, dan mz Iman lagi 'semedi' di mobilnya sang Votaris J-Rocks, dengerin lagu-lagu. Keren banget dah waktu di mobil, lagunya keren-keren. Padahal semua lagu tersebut masih lom di realese di pasaran. Beruntung banget dech pokonya... :)




Style J-Rocks di DAHSYATnya AWARD 2011


Adzan maghrib pun berkumandang dan saatnya menjalankan perintah-Nya. Setelah sholat, stand by di depan ruang make up ama Dewie'. Pas di depan ruang make up ada The Changcuters. Luar binasa kegokilan mereka, "Salut dech gue ma loe semua" (gaul dikit men). Back stage DAHSYATnya AWARD 2011 dipenuhi para artis, what??? ya iyalah, itu kan acaranya artis. Berlagaklah sok artis, jaim dikit kamsudnya :D (heheheh).




Pukul 20.06 WIB si Pocha, begitu aku akrab memanggilnya. SMS pun 'berkumandang' dari dirinya. Awalnya basa-basi dikit lah. Akhirnya aku langsung jemput dia aja ke depan pintu masuk (tanpa bertele-tele). Eh, kasihan banget pas ngeliat banyak J-Rockstars yang gak bisa masuk gara-gara 'frustasi' menunggu antrian masuk ke 'TKP'. Akhirnya ngumpul lah bentar ma anak-anak J-Rockstars sambil nonton live acara di giant screen. 


Sekitar pukul 21.00 WIB, nominasi "Aksi Panggung Terdahsyat" dibacakan. WooWww, dan ternyata J-Rocks mendapat penghargaan nominasi tersebut. "J-ROCKSTARS... 1Spirit", itulah kata pertama yang 'dikumandangkan' oleh J-Rockstars sesaat setelah J-Rocks naik ke atas panggung menerima Award.




Kita pun bergegas menuju back stage. Dan inilah hasilnya!!! Jepretan 'nakal' dari seorang Danies... Langsung jepret aj pas wawancara.
Kaget banget pas liat ada mention gini di twitter (@dhanys_87). Dikira aku nongol di tipi, hehehehehh :D
Jadi ge-er... Wkakakakakkkaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!




Namanya juga manusia biasa, ada aja alasannya klo dah ketemu ma artis. Terpaksa dech motoin si Pocha ma Chua KOTAK.hehhehehehhh :D 


Capek banget, udah pasti!!! waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB, tapi J-Rocks belum juga perform. Sabar aja dech. Akhirnya sekitar pukul 23.35 WIB, J-Rocks perform juga. Gak salah J-Rocks dinobatkan sebagai pemenang 'Aksi Panggung Terdahsyat'. Membawakan lagu Meraih Mimpi, perforamance J-Rocks sungguh memukau. Lain dari pada yang lain... SPEKTAKULER!!!!


Setelah J-Rocks selesai perform, kita pun segera berkemas-kemas untuk meninggalkan 'TKP'. Salam perpisahan pun terucap dari mulut, "good bye Pocha.. sampai ketemu di lain waktu" (ehh, kok jadi lebay giini ya :D) hehehhehhehe. Santai aja kale'




Dan, inilah Award yang 'mengorban' kan nominal sebesar Rp. 2000,- {Ketik: DA(spasi)A1 kirim ke 6288}. Tapi gak apalah, namanya juga J-Rockstars. UNLIMITED LOYALITY!!!!


Alhamdulillah, pukul 01.30 WIB (27/01) nyampe' rumah juga. Pengalaman yang luar biasa, menyaksikan langsung hingar-bingar dunia Entaertaint.  

Selasa, 25 Januari 2011

"PENGORBANAN UNTUK SEBUAH CITA-CITA"
Ditulis oleh : Moh. Danies Kurniartha *)

Pada hakekatnya manusia hidup di bumi ini pasti mempunyai tujuan dan tujuan inilah yang menginspirasikan setiap manusia agar tetap survive. Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun dilalui untuk tetap survive demi "sebuah cita-cita". Survive dan perjuangan merupakan salah satu bentuk riil dari makna sebuah kehidupan yang konon sangat keras sekali.

            Prinsip inilah yang harus dijalankan oleh para J-Rockstars. Mengingat sosok sauri tauladan kita yang tak lain dan tak bukan adalah 'image' yang selalu senantiasa mengedepankan prinsip perjuangan yaitu salah satu band terbaik yang dimiliki oleh bangsa sebesar Indonesia adalah J-Rocks.

            Meraih Mimpi salah satu lagu yang dimiliki oleh J-Rocks, yang mana dalam lagu tersebut syarat dengan makna dan dapat menjadi inspirasi bagi pendengarnya, khususnya J-Rockstars. Renungkanlah sejenak wahai saudaraku para J-Rocksatars sebangsa setanah air bagaimana J-Rocks bisa besar dan berkembang sampai saat ini. Tentunya semua itu tidak terjadi secara instan dan pastinya banyak perjuangan di dalamnya.

Inilah perjuangan yang harus kita  implementasikan dalam diri kita sebagai sosok seorang J-Rockstars yang ingin berjuang demi menggapai 'langit yang tinggi'. Mimpi memberi kita inspirasi, dengan mimpi manusia bisa berimajenasi, dan dengan imajenasi manusia bisa tetap bertahan untuk cita-cita yang luhur.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar walupun kita kurang menyadarinya akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Dan kita harus tetap bersyukur atas apa yang kita punya sekarang. J-Rocks membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Hal ini dapat dibuktikan dengan prestasi J-Rocks yang mencatatkan diri sebagai band pertama dan satu-satunya dari Indonesia  yang melakukan rekaman di studio lagendaris yang ada di London, Abbey Road Studio.

Dimana ada kemauan disitu ada jalan, dengan niat dan kerja keras bukan hal yg tidak mungkin untuk merealisasikan sebuah cita-cita. J-Rocks dan J-Rockstars pada prinsipnya harus bersinergis antara satu dengan yang lain. Dengan kata lain keduanya harus bersimbiosis mutualisme demi menciptakan sebuah cita-cita. Tentunya hal tersebut dapat berjalan dengan adanya keyakinan yg teguh (optimisme).

Jambore J-Rockstars bisa dijadikan sebagai salah satu bentuk dari sebuah cita-cita. Namun bagaimana kita berfikir dan melaksankan hal tersebut. Dukungan dan kerjasama sangat dibutuhkan dalam merealisasikan acara yang bersifat 'sakral' ini. Mari kita bersama-sama membuktikan bahwa "1SPIRIT"" yang sering kita ‘kumandangkan’ bukan hanya isapan jempol belaka. Dengan '1Spirit' kita tunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa J-Rockstars dapat 'Meraih Mimpi'.

Konsep Jambore J-Rockstars pada intinya adalah bergabung dan bertemunya para J-Rockstars yang ada di Indonesia untuk bersilaturahmi dengan sesamanya dan tentunya dengan J-Rocks juga. Kemudian dalam acara tersebut kita bisa juga mengapresiasikan hal yang positif kepada J-Rocks dan J-Rockstars untuk ditindak lanjuti. Apresiasi inilah yang menjadi nilai jual dalam acara ini. Karena tanpa kita sadari dalam diri kita pasti ada bakat yang dipunya untuk dieksplorasi.

            Dan yang tak kalah penting bagi seorang J-Rockstars adalah pengorbanan (loyalitas) kepada J-Rocks dan  komunitas-nya, J-Rockstars Club yang telah dinaunginya. Sebuah kata bijak, "jangan pernah berfikir apa yang akan kamu dapatkan, tapi pikirkanlah apa yang akan kamu berikan". Itulah yang harus dijadikaan mainstream oleh J-Rockstars terhadap J-Rocks dan J-Rockstars Club yang telah dinaunginya. Mari kita singgirkan ego pribadi dan kedaearahan (chauvisme) demi terciptanya Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Majulah J-Rockstars, jayalah J-Rocks, dan bangkitlah INDONESIA-ku... !!!!!!!


*) Penulis (JRSC Malang) adalah Demisioner Koordinator J-Rockstars Club Jawa Timur 2009-2010